Skip to content
youtube
instagram
SMPN 7 Kota Bekasi
Call Support 021-8843501
Email Support smpnegeri7bekasi@gmail.com
Location https://goo.gl/maps/6XWnqSToKby9U2VZ8
  • Home
  • Profil
    • Profil SMPN 7
    • Visi Misi
    • Struktur
      • Struktur SMPN 7
      • Struktur TU
    • Logo
    • Prestasi
  • Dapodik
    • Daftar PTK
    • Peserta Didik SMPN 7
    • Rombel SMPN 7
    • Prasarana SMPN 7
  • Forum
    • Daftar Forum
  • KONTAK
  • GALERI KEGIATAN

Membaca Puisi Nyaring

Home > Berita > Membaca Puisi Nyaring

Membaca Puisi Nyaring

Posted on October 19, 2022April 29, 2023 by smpn7 bekasi
0

Puisi merupakan salah satu bentuk karya sastra yang memiliki banyak penikmat. Puisi berisi perasaan penyair yang menggugah emosi pembaca melalui rangkaian kata-kata indah yang mengandung irama, mantra, rima, dan penyusunan larik dan bait.

Kegiatan membaca puisi secara nyaring dilaksanakan diluar kelas, tepatnya ditaman literasi sekolah bersama siswa kelas VII.

Unsur-unsur dalam puisi meliputi unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik. Unsur intrinsik dalam puisi yaitu diksi, imaji, majas, bunyi, rima, ritme, dan tema. Sedangkan unsur ekstrinsik puisi yaitu aspek historis, aspek psikologis, aspek filsafat, aspek religius.

Cara Membaca Puisi

Kegiatan membaca puisi (poetry reading) mulai populer sejak hadirnya kembali WS. Rendra dari kelananya di Amerika Serikat. Agar dapat membaca puisi dengan baik, perlu memperhatikan hal-hal berikut

1. Interpretasi

Sebelum membacakan puisi di muka umum, penting untuk memahami dan menangkap terlebih dahulu simbol-simbol atau makna lambang yang dipergunakan oleh penyair. Jika seseorang salah dalam menafsirkan makna atau simbol tersebut, isi puisi pun dapat disalahartikan.

2. Teknik Vokal

Untuk pengucapan yang komunikatif diperlukan penguasaan intonasi, diksi, jeda, enjabemen, dan lafal yang tepat. Dengan begitu, pendengar dapat menikmati dan terhanyut dalam pembacaan puisi.

3. Penampilan

Dalam hal ini pembaca puisi dituntut untuk dapat memahami pentas dan publik di mana puisi tersebut dibawakan. Seorang pembaca puisi juga boleh menunjukan sikap dan penampilan yang meyakinkan. Berani menatap penonton dan mengatur ekspresi yang tidak berlebihan.

Di samping itu, pembaca puisi mesti memerhatikan irama dan mimik, yang merupakan indikasi apakah seseorang sudah benar-benar dapat menjiwai atau meresapkan isi puisi itu. Dalam pembacaan puisi, harmonisasi antara mimik dengan isi puisi merupakan puncak keberhasilan suatu puisi dibawakan. Ingatlah bahwa tidak semua puisi dapat dibaca (dilisankan) tanpa menempatkan tanda tafsir pengucapannya terlebih dahulu.

Adakalanya dalam puisi terdapat deretan baris atau bait yang satu dengan yang lain mempunyai jalinan pengucapan dan ada pula yang secara tertulis terpisah sehingga memerlukan jeda. Penempatan jeda yang tidak tepat berpotensi mengaburkan makna puisi.

Seorang penyair mempunyai beberapa kiat supaya puisinya dapat dicerna atau dinikmati pembaca dan pendengar. Penyair kerap menampilkan gambar angan atau citraan dalam puisinya. Lewat citraan ini, penikmat sajak memeroleh gambaran yang jelas, suasana khusus atau gambaran yang menghidupkan alam pikiran dan perasaan penyairnya.

Drs. Sukamto, M.Pd.

SMPN 7 Kota Bekasi

 

 

 

Cerdas, Dinamis, Inovatif, Mandiri Dan Berakhlak  Mulia

Kepala Sekolah SMPN 7 :

Kontak SMPN 7 :
Jalan Belanak Perumnas II, RT.08/RW.10, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat, 17144.
021-8843501
021-88954169
smpnegeri7bekasi@gmail.com
Copyright © SMP NEGERI 7 KOTA BEKASI- cha hamka | WordPress Theme: Enlighten

Омг Omgomg Onion Site