SMASHED Project memulai 3 hari program kreatif-edukatifnya di SMPN 7 Bekasi, engan membantu para siswa usia 12-15 tahun membangun ketrampilan hidup atau life skills dalam menghadapi persoalan remaja seperti perundungan (bullying), penyebaran berita palsu, dan bahaya minum-minuman beralkohol di bawah umur.

Drs. Sukamto, M.Pd. selaku kepala sekolah mengapresiasi kegiatan tersebut, Menurutnya, program tersebut sangat membantu sekolah dalam memberikan dukungan kepada siswa yang mengalami masalah-masalah tersebut. Ke depan diharapkan kegiatan seperti itu bisa dilakukan secara berkesinambungan.

SMASHED Project digelar oleh lembaga pendidikan Collingwood dari Inggris yang bekerjasama dengan Dapoer Dongeng Noesantara, telah memulai program ini di Bali sejak 5 Agustus hingga awal September 2019 mendatang, dan akan menjangkau lebih dari 6.000 siswa di beberapa sekolah menengah pertama di seluruh kota di Indonesia
“SMASHED Project berangkat dari latar belakang permasalahan remaja yang menghadapi beragam tantangan dan tuntutan untuk memiliki tanggung jawab yang semakin serius terkait dengan sikap dan pilihan hidupnya. Maka dari itu SMASHED Project hadir untuk memberikan sejumlah life skills praktis untuk menyelesaikan berbagai kebingungan, kecemasan dan konflik yang dihadapi agar remaja bisa terus tumbuh menjadi dewasa yang sehat lahir dan bathin,
