Cerita fabel merupakan karya fiksi/khayalan berbentuk narasi yang mengisahkan kehidupan binatang berperilaku menyerupai manusia. Cerita fabel memiliki struktur yang hampir sama seperti cerpen, hanya saja di dalam teks fabel terdapat tahapan koda di akhir cerita.

Agar Sobat SMP dapat membuat cerita fabel yang baik, Sobat bisa melakukan tahap-tahap sebagai berikut:
1. Menentukan Ide Cerita
Sebelum menulis cerita, terlebih dahulu Sobat SMP perlu menentukan seperti apa cerita yang akan ditulis. Sobat bisa menemukan ide-ide baru dengan cara membaca buku/majalah/koran, mengamati binatang di sekitar kita, melihat tayangan televisi, film dokumenter binatang, dll.
2. Menentukan Alur Cerita
Setelah mendapatkan ide, hal selanjutnya yang perlu dilakukan adalah menentukan alur cerita dan garis besar cerita yang ingin ditulis. Alur merupakan suatu rangkaian peristiwa dalam cerita yang bersifat sebab-akibat, artinya setiap peristiwa yang terjadi adalah akibat dari peristiwa lainnya.
3. Menciptakan Tokoh
Langkah selanjutnya adalah menciptakan tokoh. Dalam membuat tokoh cerita fabel, kita harus membuat tokoh binatang yang memiliki nama dan sifat seperti manusia.
4. Menentukan Sudut Pandang
Sudut Pandang adalah cara pandang pengarang dalam memandang suatu peristiwa di dalam cerita. Sudut pandang terbagi menjadi empat, yaitu sudut pandang orang pertama pelaku utama, sudut pandang orang pertama sebagai pelaku sampingan, sudut pandang orang ketiga serba tahu kisah cerita, dan sudut padang orang ketiga mengamati apa yang dilihat, dialami, dipikir, dan dirasakan oleh tokoh.
5. Mengembangkan cerita
Setelah itu, kalian bisa mulai mengembangkan cerita berdasarkan kerangka cerita yang sudah dibuat, diawali dengan menulis pembuka cerita yang dapat menarik perhatian pembaca.
6. Membuat Penutup
Pada bagian penutup, Sobat SMP dapat menuliskan amanat atau pesan moral yang ingin disampaikan kepada pembaca. Amanat yang disampaikan haruslah berdasarkan rangkaian peristiwa yang terjadi dalam cerita.
