Membuat kerajinan dari clay atau tanah liat, akan menjadi aktivitas yang menyenangkan bagi siswa saat bulan puasa. Membuat berbagai bentuk dengan tangan sendiri tak hanya jadi sarana hiburan, tapi juga dapat melatih kreativitas bagi siswa SMP N 7 Bekasi

Meski dalam bahasa Indonesia clay berarti tanah liat, kita juga bisa mendapatkan clay dari bahan lain, seperti tepung. dalam edisi Ramadhan seru kali ini, kita akan membuat clay dari tepung, selain bahannya mudah didapatkan, clay dari tepung juga aman untuk siswa.

Cara Membuat Clay dari Tepung Terigu
Melansir dari liputan6.com, berikut bahan yang perlu Anda siapkan dan cara membuat clay dari terigu:
Bahan:
– 80 gram tepung terigu
– 80 gram tepung tapioka/tepung singkong/tepung kanji
– 80 gram tepung beras
– 200 gram lem putih/lem kayu
Cara membuat clay dari terigu:
1. Siapkan wadah dengan ukuran sedang.
2. Masukkan semua tepung yang disiapkan menjadi satu.
3. Ayak tepung agar teksturnya menjadi lembut dan terhindar dari kotoran. Kemudian masukkan lem putih ke dalam tepung yang sudah diayak lembut.
4. Uleni adonan hingga tercampur rata dan kalis. Jika terlalu lembek tambahkan sedikit terigu. Jika terlalu keras tambahkan beberapa sendok makan lem putih.
5. Kalau sudah kalis, maka clay sudah jadi. Adonan clay sudah bisa dibuat aneka kerajinan tangan sesuai selera.
6. Jika Anda ingin clay lebih berwarna, tambahkan pewarna makanan ke dalam adonan yang sudah kalis tersebut.
7. Uleni kembali hingga warna tercampur rata.
8. Adonan clay yang tidak terpakai bisa disimpan pada wadah yang tertutup agar tidak mengering dan mengeras.

setelah Clay berhasil dibuat, clay bisa diwarnai sesuai selera dan dibentuk menjadi apa saja sesuai imajiasi kita.

Bermain Clay dibulan Ramadhan bermanfaat untuk mengkordinasi tangan dan mata dimana tangan-mata adalah proses neurologis di mana input visual yang diberikan oleh mata digunakan untuk memandu tangan dalam melakukan suatu tugas. Misalnya, menangkap bola, menulis, menuangkan air ke dalam gelas, dan kegiatan semacamnya, semua membutuhkan koordinasi mata dan tangan. Selain itu, memiliki koordinasi mata-tangan yang baik dapat meningkatkan kelincahan, atletis, dan tulisan siswa. Menggunakan clay selama waktu bermain juga akan membantunya melatih otot-otot di tangan dan lengannya.
