Skip to content
youtube
instagram
SMPN 7 Kota Bekasi
Call Support 021-8843501
Email Support smpnegeri7bekasi@gmail.com
Location https://goo.gl/maps/6XWnqSToKby9U2VZ8
  • Home
  • Profil
    • Profil SMPN 7
    • Visi Misi
    • Struktur
      • Struktur SMPN 7
      • Struktur TU
    • Logo
    • Prestasi
  • Dapodik
    • Daftar PTK
    • Peserta Didik SMPN 7
    • Rombel SMPN 7
    • Prasarana SMPN 7
  • Forum
    • Daftar Forum
  • KONTAK
  • GALERI KEGIATAN

SMPN 7 BEKASI; Belajar Aksara sunda, Swara, Ngagena hingga Rarangken

Home > Berita > SMPN 7 BEKASI; Belajar Aksara sunda, Swara, Ngagena hingga Rarangken

SMPN 7 BEKASI; Belajar Aksara sunda, Swara, Ngagena hingga Rarangken

Posted on November 2, 2023December 1, 2023 by smpn7 bekasi
0

Pemasyarakatan Aksara Sunda tersebut meliputi empat tahapan, yaitu tahap pawanohan (pengenalan kembali), tahap palomaan (membiasakan), tahap pangagulan (lambang kebanggaan), dan tahap pamibandaan (rasa memiliki). Untuk turut melestarikan Aksara Sunda, yuk pelajari cara membacanya.

Aksara Sunda dapat dibagi menjadi empat komponen, yaitu Aksara Swara, Aksara Ngalagena, Rarangkén, dan Angka.

1. Aksara Swara
Komponen yang satu ini terdiri atas 7 huruf vokal. Berbeda dengan huruf latin, ejaan Sunda memang memiliki 7 vokal. Selain a, i, u, e, dan o, terdapat pula é dan eu.

2. Aksara Ngalagena
Komponen ini dapat disebut sebagai komponen inti dari Aksara Sunda. Selain huruf vokal yang berdiri sendiri dan komponen angka, komponen Aksara Ngalagena merupakan dasar dari berdirinya sebuah kata dan kalimat di Aksara Sunda. Aksara Ngalagena terdiri atas ka, ga, nga, ca, ja, nya, ta, da, na, pa, ba, ma, ya, ra, la, wa, sa, ha, fa, va, qa, xa, za, kha, dan sya.

3. Rarangkén
Komponen ini merupakan pelengkap dan pendamping dari komponen Aksara Ngalagena. Sebab, seluruh huruf dalam komponen Aksara Ngalagena hanya diikuti oleh huruf a. Sedangkan, terdapat berbagai rangkaian kata dan kalimat yang diikuti dengan huruf vokal lainnya.

Berdasarkan letak penulisannya, rarangkén dapat dibagi menjadi tiga yaitu rarangkén di atas huruf, rarangkén di bawah huruf, dan rarangkén sejajar huruf.

a. Rarangkén di atas huruf
– Panghulu: mengubah a menjadi i (ka menjadi ki)
– Pamepet: mengubah a menjadi e (ka menjadi ke)
– Paneuleung: mengubah a menjadi eu (ka menjadi keu)
– Panglayar: menambah ‘r’ di akhir suku kata (ka menjadi kar)
– Panyecek: menambah ‘ng’ di akhir suku kata (ka menjadi kang)

b. Rarangkén di bawah huruf
– Panyuku: mengubah a menjadi u (ka menjadi ku)
– Panyakra: menambah ‘r’ di tengah suku kata (ka menjadi kra)
– Panyiku: menambah ‘l’ di tengah suku kata (ka menjadi kla)

c. Rarangkén sejajar huruf
– Panéléng: mengubah a menjadi é (ka menjadi ké)
– Panolong: mengubah a menjadi o (ka menjadi ko)
– Pamingkal: menambah ‘y’ di tengah suku kata (ka menjadi kya)
– Pangwisad: menambah ‘h’ di akhir suku kata (ka menjadi kah)
– Patén atau Pamaéh: Memutus huruf ‘a’ dalam suku kata (ka menjadi k)

4. Angka

Dalam Aksara Sunda, komponen Angka terdiri atas sepuluh angka, yaitu 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, dan 0.

Baca artikel detikjabar, “Mengenal Aksara Sunda: Swara, Ngagena hingga Rarangken”

Drs. Sukamto, M.Pd.

SMPN 7 Kota Bekasi

 

 

 

Cerdas, Dinamis, Inovatif, Mandiri Dan Berakhlak  Mulia

Kepala Sekolah SMPN 7 :

Kontak SMPN 7 :
Jalan Belanak Perumnas II, RT.08/RW.10, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat, 17144.
021-8843501
021-88954169
smpnegeri7bekasi@gmail.com
Copyright © SMP NEGERI 7 KOTA BEKASI- cha hamka | WordPress Theme: Enlighten

Омг Omgomg Onion Site